Kredit Tanpa Agunan Anda Ditolak?, Pegadaian Pun Jadi!


uang

Ditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu saat ini, yang ditandai dengan rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang belum ditentukan kapan diterapkan,tingginya harga minyak dunia yang sekarang hampir menembus US$ 130 per barel jauh dari perkiraan pemerintah yang ingin menaikkan BBM sebesar 33% dengan asumsi kenaikan harga minyak hanya mencapai US$ 110 per barel. Hal tersebut akan membuat inflasi atau kenaikan beberapa harga-harga kebutuhan pokok masyarakat.

Siapa yang akan dirugikan oleh dampak ekonomi seperti ini?

Jawabannya jelas masyarakat bawah, dengan adanya kenaikan tersebut, masyarakat pasti akan bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, mulai dari biaya konsumsi sehari-hari, membayar premi asuransi kesehatan keluarga, listrik, cicilan utang, biaya sekolah anak, dan kebutuhan mendesak lainnya. Dengan adanya kenaikan kebutuhan yang sporadic tersebut sudah tentu akan menggoyang dapur keuangan rumah tangga Anda.

Sebagai kepala keluarga yang baik, Anda tentunya terus berusaha untuk menyeimbangkan neraca keuangan rumah tangga Anda, minimal Pos pemasukan dan pengeluaran Anda tidak terlalu berat sebelah, alias deficit. Ya, jika Anda mengandalkan penghasilan dari gaji Anda sebagai karyawan tanpa ada penghasilan tambahan lain, kemungkinan solusi yang ada adalah mencari pinjaman.

Berbicara pinjaman, Bank dengan kondisi ekonomi saat ini tampaknya mulai berhati-hati untuk menyalurkan pinjaman guna menghindari kredit bermasalah. Apalagi untuk pinjaman cepat tanpa jaminan atau yang kita kenal dengan kredit tanpa agunan, bank pasti sangat berhati-hati menilai kemampuan membayar debitur mereka.

Bagi Anda yang membutuhkan pinjaman cepat pasti melirik jenis kredit semacam ini. Tapi, jangan lupa cicilan utang Anda hendaknya tidak melebihi 30 % dari pengahasilan Anda. Jika Tidak, kemungkinan Anda akan menjadi karyawan deficit terus, dan bahkan bank akan menolak mentah-mentah aplikasi yang anda ajukan. Bagi yang sudah berkeluarga, dengan beban yang semakin meningkat , akan berpikir dua kali untuk mengambil jenis kredit ini, dengan kondisi yang kurang mendukung.

Solusi lain apa ya?

Biaya sekolah anak merupakan kebutuhan mendesak keluarga yang harus segera dipenuhi, apalagi tahun ajaran baru sudah mulai datang. Jika ini tidak segera dipikirkan, dapat dipastikan Anda akan kelabakan menghadapinya. Apalagi jika skenario pemerintah yang akan menaikan harga BBM bertepatan dengan tahun ajaran baru 2008. Pusing bukan?

Anda kenal pegadaian bukan?, nah lembaga keuangan ini setiap tahun pasti menjadi tempat favorit orang tua untuk mendapatkan pinjaman secara cepat dan aman. Menurut harian Kontan , 12 mei 2008, untuk tahun ini Perum Pegadaian memporediksi permintaan pinjaman akan naik sekitar 15 % dari kondisi normal. Pegadaian biasanya menyalurkan kredit baru senilai Rp 2 Triliun setiap bulannya. “ Tapi sekitar mei hingga Juni, kami menyiapkan dana hingga Rp 2,3 triliun untuk dipinjamkan, “ kata Direktur Keuangan Budiyanto.

Sekedar informasi saja,menurut kontan, hingga saat ini bunga rata-rata kredit yang ditawarkan pegadaian sebesar 1,25 % per bulan. Bunga tertinngi sebesar 2,6 % untuk nominal kredit mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 10 Juta. Sedangakan bunga terendah sebesar 0,9 % yang diperuntukkan bagi usaha mikro atau yang disebut dengan kredit angsuran Fiducia.

Gampang saja, Anda tinggal menyerahkan jaminan berupa barang ataupun surat-surat berharga, danapun segera cair. Memang yang yang paling praktis untuk dijadikan jaminan adalah barang berupa perhiasan atau surat berharga seperti sertifikat tanah maupun BPKB kendaraan Anda, selain praktis, juga keamanan di Pegadaian cukup terjamin.

Nah, sekarang tidak ada salahnya Anda melakukan antisipasi guna menghadapi kondisi keuangan tersebut. Anda bisa memikirkan solusi tersebut guna memenuhi kebutuhan hidup keluarga Anda.

Salam Hemat dari saya!

2 Responses to “Kredit Tanpa Agunan Anda Ditolak?, Pegadaian Pun Jadi!”

  1. prasetya Says:

    saya mau tanya mengenai berapa besarnya yang dapat saya pinjam dengan jaminan sertifikat tanah seluas 1.100 m2 yang berada di daerah Propinsi Lampung tepatnya kecamatan Kemiling kodya Bandar Lampung. Dimana gajih saya rata-rata Rp. 40.000.000,/ tahun

  2. admin Says:

    Terima Kasih Comentnya…Pertanyaan yang bagus, kalo boleh tau, NJOP (nilai jual obyek pajak) tanahnya berapa ya?, dan mungkin harga tanah per meter disana berapa?, karena masing-masing daerah harga tanah per meter berbeda-beda..Masing-masing bank memiliki kriteria berbeda dalam melakukan penilaian terhadap nasabah yang akan mengajukan permohonan utang. Rata-rata bank memberikan pinjaman dengan jaminan tanah ataupun aset lainnya adalah 30% dari nilai aset yang dijadikan jaminan. Untuk lebih lanjut pak prasetya bisa menghubungi bank terdekat yang menawarkan pinjaman dengan agunan di kota Anda…dan mungkin Bapak sudah meikirkan dengan matang sebelum berhutang…

    Salam Hemat dari saya…

Leave a Reply