Archive for 2008

Akankah Bikin NPWP Sama Dengan Bikin Kartu Kredit?

Friday, December 12th, 2008

Upaya Direktorat Jenderal Pajak untuk menggenjot penerimaan sudah dilakukan dengan berbagai upaya. Mulai dari Ekstensifikasi Wajib Pajak melalui sektor properti dengan menggali wajib pajak dari data wajib pajak bumi dan bangunan serta sektor bisnis lainnya sampai kepada program Sunset Policy. Tujuannya tiada lain yaitu untuk meningkatkan penerimaan negara melalui kepemilikan NPWP.

Upaya yang dilakukan tersebut memang tidak selalu berjalan mulus di lapangan sesuai yang diharapkan. Berbagai macam komentar positif maupun negatif datang dari berbagai komponen masyarakat terutama dari dunia industri serta masyarakat yang awam terhadap masalah pajak. Masyarakat awam masih takut dan apatis berurusan dengan pajak. Maklum, pengalaman berurusan pajak di masa lalu memberikan kesan yang kurang baik bagi mereka. Nah upaya perbaikan internal DJP tersebut, sudah dilakukan secara bertahap melalui proses Reformasi Birokrasi Departemen Keuangan di seluruh Indonesia.

Program Sunset Policy yang sudah memasuki bulan terakhir tahun 2008 memang sudah memberikan kontribusi yang berarti bagi penerimaan pajak, dimana pendaftaran NPWP sangat melonjak tajam, dari 7000 NPWP per hari menjadi 75.000 NPWP Per hari. Menurut Dirjen Pajak Darmin Nasution, penerimaan pajak pada akhir tahun ini lebih 30 triliun tari target (Harian Bisnis Indonesia), dan diprediksi target penerimaan pajak bisa melebihi target APBN yang ditetapkan sebesar 535 Triliun menjadi 565 Triliun. Mudah-mudahan saja prediksi tersebut bisa tercapai. (more…)

Menabung Cara Aman Berinvestasi

Wednesday, June 25th, 2008



Kata menabung mungkin membuat anda teringat dengan kata-kata guru SD Anda yaitu rajin-rajinlah menabung atau selogan yang berbunyi rajin pangkal pandai, menabung pangkal kaya. Hal tersebut bukan hisapan jempol belaka, tetapi memang benar adanya. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah sudahkan Anda melakukannya?. Memang tabungan untuk kondisi sekarang ini, nilainya akan tergerus oleh tingginya inflasi. Namun itu tetap lebih baik ketimbang uang Anda habis tidak karuan entah kemana. Ok, sebagian dari Anda mungkin sudah melakukannya, tetapi bagi Anda yang belum Anda harus mulai melakukannya sekarang sebelum terlambat.

KOK SAYA GA KAYA-KAYA YA?

Anda seorang karyawan yang berpenghasilan 2 juta atau bahkan 5 juta, tetapi setiap bulan Anda tidak mampu menyisihkan serupiah pun ludes dan bisa jadi defisit terus alias ngutang. Semakin besar penghasilan maka tagihan semakin besar pula. Wow, kemungkinan prinsip ini yang menjadi falsafah Anda. Jadi setiap bulan Anda menerima begitu banyak tagihan hingga anda tidak mampu membendungnya. Banyak diantara kita menganut prinsip tersebut, orang membayangkan bahwa orang kaya adalah orang yang berpenghasilan tinggi, mengendarai mobil mewah, rumah mewah, makan di restoran dan lain sebagainya. Bayangan ini ternyata keliru. Menurut Thomas J. Stanley,Ph.D., dan William D. Danko, Ph.D., dalam bukunya The Millionaire Next Door, mayoritas millioner Amerika tampak seperti orang biasa atau tetangga sebelah rumah, millioner ini hidup sederhana dan mengenakan setelan murah dan mengendarai mobil buatan Amerika. (more…)

Budgeting, Urat Nadi Pengelolaan Keuangan Pribadi

Tuesday, June 17th, 2008

Dalam buku “Millionaire Next Door” yang menjadi best seller, Danko dan Stanley membeberkan fakta-fakta yang mereka temukan dalam survei terhadap orang-orang kaya. Salah satu fakta yang menarik disini adalah, bahwa Danko dan Stanley menemukan bahwa orang-orang kaya menyediakan waktu dua kali lebih banyak daripada orang biasa untuk melakukan “Budgeting”. Dari fakta ini kita dapat melihat bahwa sebenarnya “budgeting” itu penting sekali dalam proses perencanaan keuangan.

Apa sih yang dimaksud dengan “budgeting” itu? “Budgeting” adalah proses pembuatan anggaran pendapatan dan belanja. Mungkin istilah anggaran pendapatan dan belanja sudah sering kita dengar. Benar, dalam berita-berita di surat kabar tentunya kita sering mendengar kata APBN alias Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Negara kita saja menggunakan anggaran dalam perencanaan keuangannya. Kita juga butuh anggaran untuk mengelola keuangan kita, dalam hal ini kita sebut saja anggaran pendapatan dan belanja pribadi/keluarga. (more…)

Mimpikah Anda Mendapat Sekolah Gratis Di Masa Sulit?

Thursday, June 12th, 2008

Cari Artikel Terkait Di Sini

Kondisi Ekonomi yang sangat labil membuat semua keluarga memutar otak untuk bisa mengatur pengeluaran dengan sebaik-baiknya. Apalagi Pasca kenaikan BBM, masyarakat nampaknya cukup hati-hati dalam mengeluarkan uangnya. Daya beli masyarakat semakin menurun seiring dengan inflasi yang sudah mencapai 1,41 % (sumber Badan Pusat Statistik ). Menurut Kepala BPS Rusman Heriawan, inflasi terjadi bukan karena kenaikan BBM, melainkan dipicu oleh spekulasi harga bahan makanan menjelang pengumuman harga BBM. Khusus untuk pendidikan, inflasi untuk sector ini sudah mencapai 0.02%. Tentunya ongkos pendidikan sudah pasti naik akibat inflasi tersebut.

Oke, lupakan sejenak carut marut yang melanda ekonomi bangsa kita. Mampukah kita survive menghadapinya?

Memang di kondisi sulit sekarang ini, kepala keluarga harus bisa survive untuk mempertahankan kondisi keuangan keluarga. Apalagi tahun ajaran baru sudah mulai dekat, bagi yang sudah mempunyai anak, pasti sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk bisa membiayai sekolah atau kuliah anak. Namun sekali lagi sudah siapkah Anda menhadapinya di tengah kondisi yang sangat terbatas?. Tentunya bagi yang sudah mempersiapkan anggaran pendidikan anak pasti tidak ada masalah. Namun jika tidak? apa yang terjadi? pasti pusing tujuh keliling menghinggapi Anda.

(more…)

Analisis>Kembali Ke Prinsip Dasar

Thursday, June 12th, 2008

Cari Artikel Terkait Di Sini

Kondisi investasi saat ini memang memusingkan. Bursa sedang lesu, sementara bunga tabungan juga tak naik-naik. Di masa seperti ini, kita sebaiknya menggunakan jurus paling dasar dalam memilih investasi.

Tujuan investasi merupakan pertimbangan pertama. Apakah kita hanya menyimpan dana untuk sementara atau untuk jangka panjang? Jika dana itu perlu digunakan dalam enam bulan atau satu tahun ke depan, tentu deposito bukan pilihan yang keliru. Dana berjangka pendek ini jangan ditempatkan dalam saham.

(more…)